Masihkah orang tua menjadi teladan bagi anaknya.?

Masihkah orang tua menjadi teladan bagi anaknya.?
ilustrasi parenting (pixabay)
Masihkah orang tua menjadi teladan bagi anaknya.?

Perspektif Keluarga Teladan

Orang tua menjadi teladan – Dari keluarga dapat dibiasakan hidup sadar baik sosial maupun alam. Sebagai makhluk sosial manusia selalu hidup bermasyarakat atau berkelompok yang selanjutnya berkembang menjadi negara. Dengan demikian, keluarga merupakan wahana penanaman kebiasaan hidup bermasyarakat agar dapat menyesuaikan dengan kehidupan lingkungan.

Apabila keluarga telah menjalani fungsinya dengan baik maka keluarga tersebut telah berhasil memberikan pendidikan dasar yang ditanamkan terhadap anak-anaknya. Pada kebanyakan keluarga, sosok ibulah yang memegang peranan yang paling penting terhadap anak-anaknya. Sejak anak dilahirkan, orang tuanya yang selalu disampingnya, memberi makan, minum, bergaul dengan anak-anaknya. Pendidikan seorang ibu dan bapak terhadap anak-anaknya merupakan pendidikan yang tidak dapat diabaikan sama sekali. Maka dari itu sebagai hendaklah seorang yang bijaksana dan pandai mendidik anak-anaknya.

Keinginan Orang Tua

Sebagai orang tua sering gak sih kita merasa khawatir terhadap anak-anak kita.. Saya yakin kita pasti merasakan hal tersebut. Setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya, dari kebutuhan kecil sampai kebutuhan besar. Selain itu orang tua juga pasti memastikan semua kebutuhan untuk masa depannya tercukupi dan anak-anaknya bisa lebih baik daripada kondisinya saat ini.

Sebagai suri teladan bagi anak

Menjadi teladan
ilustrasi orang tua teladan (pixabay)

Orang tua juga menjadi suri teladan bagi anaknya, setiap kebiasaan orang tua pasti ada yang ditiru. Ada sebuah kata-kata bijak mengatakan bahwa

“orang tua adalah guru bagi anak-anaknya artinya baik atau buruknya anak tergantung dari didikan orang tuanya”

karena tugas pokok dari orang tua adalah untuk mendidik anaknya. Namun jika orang tua sampai salah dalam mendidik anak bisa membuatnya jauh dari kata kesuksesan. Meski apa yang kita lakukan terlihat baik tetapi belum tentu itu baik untuk anak. Ada kebiasaan yang sebaiknya tidak Anda lakukan demi masa depan anak. Ucapan dan tindakan orang tua adalah model dan menjadi contoh bagi anaknya, entah itu contoh baik atau buruk. Maka dari itu penting bagi orang tua untuk melakukan apa yang dia katakan sebagai kebiasaan. Misalkan bapak menyuruh anaknya ke masjid yang menyuruh malah sholat dirumah kan kesan anak kepada orang tua akan menyepelekan kalau di perintah oleh bapaknya sendiri.

See also  Sesungguhnya yang kita kejar???

Tetapi kita sering sekali mengkambing hitamkan sekolah dan lingkungan di mana anak kita bermain dan belajar. Hal ini mengakibatkan kita susah untuk memperbaiki diri dan memberikan pejaran yg baik abgi anak kita.

“teladan dari orang tua dalah pendidikan terbaik untuk anak”

Interaksi dengan anak

orang tua sebagai teladan
ilustrasi ayah dan anak (pixabay)

Keseharian kita yang melakukan interaksi dalam keluarga, anak-anak mempelajari pola-pola tingkah laku, sikap dan keyakinan dan nilai-nilai dalam masyarakat. Ucapannya yang berisi nasihat kebaikan, serta tindakan yang bisa menjadi panutan. Orang tua yang demikian akan menjadi suri teladan yang sesungguhnya bagi anak, sehingga apapun yang diperbuatnya dapat diikuti oleh anak tanpa ada kekhawatiran. Termasuk dalam menjaga emosi anak dan menjaga emosi terhadap anak kita juga harus memperhatikannya.

Menjadi teladan bagi anak di mulai dari awal

Mengajarkan akhlak yang baik kepada anak harus dimulai sejak kita membangun keluarga. Keteladanan demi keteladanan dari orang tua akan membentuk karakter anak karena tanpa disadari orang tua, anak akan menirunya. Memberi contoh dengan berkata yang baik, atau membiasakan kebiasaan baik akan menjadikan anak terbiasa untuk melakukan kebaikan.

Keteladanan dari orang tua semakin tertanam di dalam karakter anak bila dibiasakan sejak usia dini. Kebiasaan- yang melekat pada diri ayah atau ibu, jauhi segera sebelum anak menirunya.

Antara kemauan dan realita

Adalah hal lucu ketika seorang ibu melarang anaknya berbohong, tetapi dia sendiri menyuruh anaknya untuk mengatakan bahwa dia tidak ada di rumah kepada setiap orang yang menelepon atau bertamu, padahal ia sedang asyik menonton televisi. Sekali saja anak mendapati orang tuanya berbohong, dengan cepat ia akan menyimpan memori berupa kebiasaan buruk yang dilakukan orang tuanya. Pada perkembangan berikutnya, akan menghancurkan makna jujur di dalam jiwanya.

See also  Investasi Untuk Diri Sendiri dan Cara Berinvestasi Pada Diri Sendiri

Anak adalah sang peniru ulung

Hal yang paling masuk akal ketika orang tua menginginkan anaknya menjadi baik adalah dengan cara orang tua membiasakan berakhlak karimah, mengingat orang tua adalah contoh utama bagi anaknya. Anak akan menjadi mulia jika orang tua memberikan keteladanan yang mulia. Keteladanan orang tua adalah cerminan pendidikan akhlak bagi anaknya. Anak adalah peniru ulung dan ia cenderung meniru orang yang menjadi teladannya, yaitu orang tuanya. Maka berilah contoh yang baik, gunakan selalu metode mendidik anak dengan teladan. Sehingga dengan demikian anak Anda pun akan menirunya suatu saat nanti.

Ketika kita mulai merasa capek dan lelah, ingatlah kembali tujuan awal membangun sebuah keluarga, renungkan dan hayati.

Itulah beberapa hal yang perlu kita pahami dan kita renungi untuk menyiapkan masa depan anak kita seperti apa yang kita inginkan. Semoga bermanfaat.