10 Keuntungan Mengikuti Pendidikan Informal di Indonesia

Pendidikan Informal – Seringkali, ilmu yang didapat di pendidikan formal tidak cukup untuk mengasah skill seseorang. Misalnya seseorang yang ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, tak jarang mereka lebih memilih untuk mengikuti pendidikan informal meskipun waktu untuk bersantai berkurang.

Ada pula yang ingin meningkatkan skill tertentu agar bisa diaplikasi langsung di dunia kerja, maka pendidikan nonformal lah solusinya. Itulah mengapa pendidikan informal di Indonesia saat ini masih menjadi primadona bagi seseorang yang ingin meningkatkan skill-nya.

Jenis pendidikan yang berfokus pada peningkatan keterampilan dan ketangkasan seseorang di bidang tertentu ini, biasanya disalurkan melalui sanggar, lembaga kursus, hingga lembaga pelatihan. Pendidikan non formal ini bisa diikuti mulai dari usia anak-anak hingga dewasa, tergantung bidang apa yang ingin mereka pelajari.

pendidikan informal, homeschooling 1
ilustrasi (pixabay.com)

Ada beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika mengikuti pendidikan informal khususnya di Indonesia yang di rangkum team noak.id, di antaranya :

 

1. Menyeimbangkan Otak Kiri dan Otak Kanan

Di pendidikan formal, mungkin seseorang lebih dihadapkan pada angka dan pemecahan masalah yang membutuhkan otak kiri. Nah, dengan mengikuti kursus atau pelatihan di pendidikan nonformal, secara otomatis akan memberikan keseimbangan otak kiri dan kanan yang dimiliki oleh seseorang.

Karena pendidikan ini dapat memberikan kursus keterampilan sesuai dengan minat seseorang. Sehingga mereka bisa mendapatkan pengalaman terkait kreativitas sesuai dengan hobi yang disukainya.

2. Melatih Kecakapan dan Keberanian untuk Bicara di Depan Umum

Terkadang, ada seseorang yang memerlukan bimbingan untuk membuatnya lebih berani dan cakap dalam berinteraksi dengan lingkungan luar, terutama ketika berbicara di depan umum. Hal ini membuat seseorang terlatih untuk memperlihatkan bakat yang dimilikinya sejak dini. Dengan begitu, akan lebih mudah dalam mengembangkan daya konsentrasinya saat sedang memperdalam bakat yang ia miliki.

See also  Kisah Sebuah Penghapus By Bang Zul Zulkieflimansyah Gubernur NTB

3. Lebih Kooperatif dan Memiliki Manajemen Waktu yang Baik

Dengan mengikuti pendidikan informal di Indonesia, membuat Anda bisa memperoleh teman-teman baru. Sehingga jika suatu ketika diberi tugas atau butuh berdiskusi dengan teman Anda, maka kemampuan bekerjasama bisa terlatih dengan baik. Di samping itu, Anda semakin pintar dalam membagi waktu. Jadi, tidak ada waktu yang terbuang untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat untuk masa depan Anda.

4. Membantu Meningkatkan Hasil Belajar

pendidikan informal, homeschooling 1
ilustrasi (pixabay.com)

Jika Anda merasa kurang maksimal dalam menyerap materi di sekolah atau di pendidikan formalnya, Anda bisa mencari sesuatu yang memotivasi diri sendiri untuk lebih giat belajar. Caranya adalah bisa dengan mengungkapkan kesulitan Anda dalam belajar ke orang-orang terdekat, atau dengan menambah waktu belajar di bimbel terbaik bersama teman-teman.

Pastinya dengan suasana santai, namun tetap membuat Anda serius dan fokus dalam mempelajari hal-hal yang belum dipahami. Nah, jika ini dilakukan secara konsisten dan terjadwal, maka akan membantu meningkatkan hasil belajar.

5. Membentuk Karakter dan Kepribadian Seseorang yang Lebih Baik

Pendidikan informal di Indonesia bisa menjadi wadah untuk membantu karakter dan kepribadian seseorang. Di antaranya menggunakan metode yang disesuaikan dengan kebutuhan, kemampuan, dan perkembangan seseorang. Jika seseorang mampu mengembangkan potensi atau bakat yang dimilikinya, maka akan menjadi pribadi yang bermanfaat, baik secara fisik maupun mental, di keluarga hingga lingkungan sekitarnya.

6. Solusi Belajar di Masa Pandemi

Hadirnya pandemi Covid-19 yang menyebar di seluruh dunia, menggeser hal mendasar di berbagai sektor kehidupan yang membuat kita harus menyesuaikan kebiasaan baru, tak terkecuali dengan dunia pendidikan. Ditambah lagi, kita tidak tahu kapan pandemi berakhir. Hal inilah yang membuat kita menerima dengan lapang berbagai perubahan tersebut.

See also  Pentingnya Mendidik Anak Dengan Adab Dalam Islam

Hadirnya pembatasan sosial berskala besar membuat pendidikan informal di Indonesia menjadi incaran semua kalangan. Karena mereka bisa belajar secara mandiri hanya di rumah saja, tanpa harus bertatap muka langsung dengan pengajar maupun rekan-rekan sekelasnya.

7. Jangka Waktu Belajar tidak Terlalu Lama

Jangka waktu dalam mengikuti pendidikan informal di Indonesia umumnya tidak terlalu lama. Hal ini disesuaikan dengan perkembangan peserta didik. Jika dinilai sudah mencapai target yang ditentukan, maka pendidikan informal dianggap sudah selesai. Dengan begitu, biasanya seseorang yang sudah lulus akan diberikan sertifikat kompetensi/skill tertentu.

8. Fleksibilitas Tinggi

Homeschooling atau pendidikan nonformal biasanya memiliki fleksibilitas yang tinggi. Visi pendidikan, metode, materi pelajaran yang ingin diperdalam, waktu belajar, hingga gaya belajar bisa ditentukan oleh kita sendiri atau orang tua sang anak.

9. Biaya Pendidikan Lebih Terkontrol

Pendidikan informal di Indonesia memberikan kemudahan bagi orang tua atau Anda sendiri dalam mengontrol anggaran pendidikan. Karena orang tua merupakan penanggung jawab utama dalam proses pembelajaran buah hatinya. Budget biaya pendidikan nonformal ini bisa dengan mudah disesuaikan dengan fasilitas yang digunakan.

10. Sesuai Kondisi

Pendidikan informal bebas menentukan materi pelajaran sesuai minat, bakat, kebutuhan, atau potensi seseorang. Untuk usia anak-anak, pendidikan nonformal ini lebih kepada pengembangan potensinya, bukan memperbaiki kelemahan anak. Jadi, fasilitas belajar dan kurikulumnya pun juga ikut disesuaikan.

Selain itu, seseorang akan lebih mudah menerapkan teori yang sudah dijelaskan oleh pengajar, dalam kehidupan sehari-hari. Hal inilah yang membuat peserta lebih cepat menyerap ilmu dan lebih mudah beradaptasi dengan masyarakat, karena mereka langsung mempraktikkan teori tersebut.

Itu dia 10 keuntungan mengikuti pendidikan informal di Indonesia. Kemajuan teknologi turut mendukung lembaga kursus/pelatihan untuk terus berkembang dan menyesuaikan dengan kebutuhan para pesertanya. Dengan menggunakan gadget (komputer, laptop, maupun ponsel), Anda bisa mengenyam ilmu tanpa bepergian ke luar rumah. Karena dengan bantuan alat komunikasi, semua akses akan terasa cepat dan dekat.

See also  Masihkah orang tua menjadi teladan bagi anaknya.?